Selasa, 29 Januari 2013

PENTING UNTUK PKP !!! PROSEDUR PEMBERITAHUAN DALAM RANGKA PEMBUATAN FAKTUR PAJAK (BAGIAN I)

              TATA cara permohonan kode aktivasi dan password

Akhir Januari atau setidak-tidaknya awal Februari ini, KPP di seluruh Indonesia disibukkan dengan sosialisasi Per-24/PJ/2012 yang akan diberlakukan mulai 1 April 2013 ini. Bagi Anda PKP, ada beberapa hal yang perlu untuk diketahui dengan digulirkannya Per Dirjen tersebut. Jangan sampai Anda PKP tidak mengetahui hal-hal yang wajib diketahui yang bisa berakibat kepada sesuatu yang tidak diinginkan, misalnya Anda tidak bisa bertransaksi  karena tidak bisa membuat faktur pajak. Nah berikut ini yang harus Anda lakukan supaya tidak ketinggalan kereta. Pada bagian pertama ini akan saya sampaikan langkah awal apa yang harus dilakukan PKP, yaitu memperoleh Kode Aktivasi dan Password. Selanjutnya pada bagian lain akan saya sampaikan tata cara permintaan Nomor Seri Faktur Pajak




  1. PKP mengajukan surat permohonan Kode Aktivasi dan Password secara lengkap, langsung ke Kantor Pelayanan Pajak tempat PKP dikukuhkan sesuai dengan formulir sebagaimana diatur dalam Lampiran IVA Peraturan Direktur Jenderal Pajak Per-24/PJ/2012. Oh ya pengajuan permohonan ini bisa Anda lakukan mulai tanggal 1 Maret 2013. Jangan lupa setiap bentuk permohonan termasuk surat permohonan Kode Aktivasi dan Password ini ditujukan ke Kepala KPP melalui loket Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) yang ada di setiap KPP. Selanjutnya surat permohonan Anda akan di proses. Kantor Pelayanan Pajak akan menerbitkan surat pemberitahuan Kode Aktivasi atau surat pemberitahuan penolakan Kode Aktivasi dan Password dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah permohonan diterima.

Bentuk surat permohonan seperti dalam Per-24 adalah sebagai berikut :



                   Nomor          :   .............................                   .........,......................
                   Hal               :  Permohonan Kode Aktivasi dan Password/
                                           Cetak Ulang Kode Aktivasi/update email*)

                    Yth. Kepala Kantor Pelayanan Pajak...............
                    ..............................................................


                   Dengan ini, saya:
                   Nama                  :          ...................................
Jabatan                :          ...................................
Nama PKP            :          ...................................
NPWP                  :     ...................................
Alamat                :     ...................................
Alamat Email       :     ...................................

mengajukan permohonan Kode Aktivasi dan Password/Cetak Ulang Kode Aktivasi/update email*) dalam rangka permintaan Nomor Seri Faktur Pajak berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-........./PJ/2012 tentang Bentuk, Ukuran, Tata Cara Pengisian Keterangan, Prosedur Pemberitahuan dalam Rangka Pembuatan, Tata Cara Pembetulan atau Penggantian, dan Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak.

Demikian disampaikan, atas perhatian Saudara kami ucapkan terima kasih.

                                                                                Pemohon




                                                                                (..................)

         *) coret salah satu 


  1. Kantor Pelayanan Pajak menerbitkan Kode Aktivasi dan Password ke PKP dalam hal PKP memenuhi syarat sebagai berikut : 
-   PKP telah dilakukan Registrasi Ulang Pengusaha Kena Pajak oleh Kantor Pelayanan Pajak tempat PKP terdaftar berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-05/PJ/2012 dan perubahannya dan laporan hasil registrasi ulang/verifikasi menyatakan PKP tetap dikukuhkan; atau
- PKP telah dilakukan verifikasi berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 73/PMK.03/2012.


Dalam hal PKP memenuhi syarat di atas, Kantor Pelayanan Pajak : 
-   menerbitkan surat pemberitahuan Kode Aktivasi yang ditandatangani oleh Kepala Seksi Pelayanan atas nama Kepala Kantor Pelayanan dan dikirim melalui pos dalam amplop tertutup ke alamat PKP; dan
-      mengirimkan Password melalui surat elektronik (email) ke alamat email PKP yang dicantumkan dalam surat permohonan Kode Aktivasi dan Password.
Namun jika PKP tidak memenuhi syarat tersebut, Kantor Pelayanan Pajak menerbitkan surat pemberitahuan penolakan Kode Aktivasi dan Password.
  1. Adakalanya surat pemberitahuan yang dikirimkan KPP tidak sampai ke alamat PKP dengan berbagai macam alasan. Dalam hal surat pemberitahuan Kode Aktivasi atau surat pemberitahuan penolakan tersebut tidak diterima oleh PKP maka surat pemberitahuan tersebut akan kembali pos (kempos).

  1. Dalam hal kempos, maka Kantor Pelayanan Pajak akan memberitahukan informasi tersebut melalui surat elektronik (email) ke alamat email PKP yang dicantumkan dalam surat permohonan Kode Aktivasi dan Password.

Ada beberapa catatan penting yang juga perlu diketahui apabila terdapat kondisi-kondisi yang tidak normal, yaitu :
a.  PKP yang diberikan surat penolakan atau PKP tidak menerima surat pemberitahuan dari KPP, dapat mengajukan kembali surat permohonan Kode Aktivasi dan Password ke Kantor Pelayanan Pajak setelah memenuhi syarat dan/atau telah menyampaikan surat pemberitahuan perubahan alamat ke Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan prosedur pemberitahuan perubahan alamat.
b.  Dalam hal PKP tidak menerima Password karena kesalahan penulisan alamat email pada Surat Permohonan Kode Aktivasi dan Password, PKP harus mengajukan permohonan update email dengan menggunakan seperti contoh surat di atas.
c.  Surat pemberitahuan Kode Aktivasi yang hilang dapat dimintakan kembali ke Kantor Pelayanan Pajak dengan melampirkan fotokopi surat keterangan kehilangan dari kepolisian dan bukti penerimaan surat dari Kantor Pelayanan Pajak atas surat permohonan Kode Aktivasi dan Password.
d. Dalam jangka waktu 6 (enam) bulan sejak tanggal surat pemberitahuan Kode Aktivasi dicetak, DJP dapat melakukan aktivasi kembali (re-aktivasi) atas Kode Aktivasi yang telah dimiliki oleh PKP melalui surat pemberitahuan Kode Aktivasi yang dikirim melalui pos ke alamat PKP yang bersangkutan.
e. Dalam hal PKP pindah tempat kegiatan usaha yang wilayah kerjanya berada di luar wilayah Kantor Pelayanan Pajak tempat PKP dikukuhkan sebelumnya, maka PKP yang bersangkutan harus mengajukan permohonan Kode Aktivasi dan Password ke Kantor Pelayanan Pajak yang membawahi tempat kegiatan usaha PKP yang baru dengan menunjukkan asli pemberitahuan Kode Aktivasi dari Kantor Pelayanan Pajak sebelumnya dan PKP masih dapat menggunakan Nomor Seri Faktur Pajak yang belum digunakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar